Rekrutmen Anggota Polri April Tahun 2018

Rekrutmen Anggota Polri April Tahun 2018
beritaloker.com – situs Lowongan Pekerjaan Terkemuka di Indonesia, Rekrutmen Anggota Polri Besar Besaran Tahun 2018. Bursa kerja merupakan bagian tempat yang sangat cocok bagi pelamar ataupun pemburu kerja fresh graduated ataupun yang berpengalaman bagi mencoba keberuntungan dlm mencari pekerjaan. Apalagi mereka yang baru saja lulus dari perguruan tinggi atau pun sekolah dan mencari tantangan besar dlm mendapatkan posisi pekerjaan pertama. dlm acara bursa kerja biasanya kamu harus memberi penampilan yang mengesankan di depan HRD Setiap perusahaan, sesuai prinsip yang ataupun data mengatakan bahwa hampir 50% lulusan baru belum mendapatkan pekerjaan seusai lulus dari perkuliahan hal ini dibuktikan dengan banyaknya pengangguran yang merata di seluruh Indonesia. Oleh karena itu bagi mendapatkan pekerjaan dengan mudah yaitu melewati bursa kerja yang biasanya dilakukan oleh kampus kampus ataupun instansi pemerintahan. Berikut ini beberapa tips jitu cara mencari lowongan pekerjaan yang tepat sehingga mereka diterima di perusahaan tersebut.

Rekrutmen Anggota Polri April Tahun 2018

diantaranya ialah membuat daftar perusahaan yang akan dilamar. Ada baiknya mereka mempersiapkan diri secara matang dlm berpartisipasi acara bursa kerja perusahaan tersebut. Kemudian kamu harus mempersiapkan diri bahwa kamu ialah pelamar yang mempunyai kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan posisi yang tersedia. Selain kesiapan mereka dlm melamar pekerjaan mereka juga disarankan bagi melengkapi seluruh Berkas berkas lamaran yang perlu dan dibutuhkan oleh setiap perusahaan. Berikut ini ialah informasi terbaru mengenai penerimaan terbaru anggota Polri terbesar an tahun 2018. Dikabarkan Polisi Republik Indonesia membuka rekrutmen terbaru bagi talenta muda yang berpendidikan SMA sederajat hingga Diploma bagi mengisi banyak anggota Polri mulai dari Taruna Akpol hingga Bintara pelayaran. Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan bagian kepolisian nasional yang ada di Indonesia yang mempunyai peran dan tanggung jawab dlm mengembankan tugas yaitu memelihara keamanan dan ketertiban orang. Kepolisian Negara Republik Indonesia juga mempunyai peran dlm menegakkan hukum dan memberi perlindungan pengayoman serta pelayanan untuk orang hal ini telah dibuktikannya melewati berbagai kegiatan kegiatan kepolisian yang positif dan mendukung keamanan di seluruh Indonesia
 
 
 Rekrutmen Anggota Polri April Tahun 2018
 
Penerimaan Anggota Polri
 
Persyaratan Umum :

 

  • warga negara Indonesia
  • beriman dan bertakwa untuk Tuhan yang Maha Esa
  • setia untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • pendidikan paling rendah SMU/sederajat
  • usia min 18 tahun (pada saat dilantik jadi anggota Polri)        
  • sehat jasmani dan rohani
  • gak sempat dipidana karena melakukan suatu kejahatan (dibuktikan dengan SKCK dari Polres setempat)
  • berwibawa, gak suka berbohong, adil, dan berkelakuan gak tercela

 

 
TARUNA AKPOL
 
Persyaratan Khusus :
 

 

  • Laki-Laki/Perempuan, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau sempat menjalani pendidikan Polri/TNI;
  • berijazah serendah-rendahnya SMA/sederajat jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A,B dan C)  dengan persyaratan:
  • nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Akhir Nasional/UAN (bukan nilai gabungan):
  • tahun 2013 dengan nilai rata-rata min 7,0;
  • tahun 2014 dengan nilai rata-rata min 6,5;
  • tahun 2015 s.d. 2017 dengan nilai rata-rata min 60,00;
  • tahun 2018 akan ditentukan kemudian;
  • nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Akhir Nasional/UAN (bukan nilai gabungan) khusus Papua dan Papua Barat:
  • tahun 2013 dengan nilai rata-rata min 6,5;
  • tahun 2014 dengan nilai rata-rata min 6,0;
  • tahun 2015 s.d. 2017 dengan nilai rata-rata min 60,00;
  • tahun 2018 akan ditentukan kemudian;
  • bagi  lulusan  tahun  2018 (yang masih kelas XII)  nilai  rapor rata-rata kelas XII semester I min  70,00  dan  seusai lulus menyerahkan nilai Ujian Nasional dengan nilai rata-rata yang akan ditentukan kemudian;
  • bagi yang berusia 16 sampai dengan kurang dari 17 tahun dengan persyaratan nilai rata-rata ujian Nasional min 75,00 dan mempunyai kemampuan Bahasa Inggris dengan nilai Ujian Nasional min 75,00;
  • persyaratan tentang Ujian Nasional perbaikan:
  • bagi lulusan 2014 s.d. 2017 yang menjalani Ujian Nasional (UN) perbaikan dapat menjalani tes penerimaan Taruna Akpol T.A. 2018 dengan persyaratan nilai rata-rata melengkapi persyaratan;
  • sedagkan calon peserta yang mengulang di kelas XII baik disekolah yang sama atau di sekolah yang berbeda gak dapat menjalani tes penerimaan Taruna Akpol T.A. 2018;
  • berusia min 16 tahun dan max 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan;
  • tinggi badan min (dengan berat badan seimbang menurut persyaratan yang berlaku):
  • Laki-Laki      : 165  (seratus enam puluh lima) cm;  
  • Perempuan  : 163  (seratus enam puluh tiga) cm;
  • belum sempat marieed/hamil atau melahirkan bagi peserta calon Taruni dan belum sempat punya anak kandung/biologis bagi peserta calon Taruna serta mampu gak marieed selama dlm pendidikan pembentukan;
  • gak bertato/mempunyai bekas tato dan gak ditindik/mempunyai bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh persyaratan agama/adat;
  • bagi peserta calon Taruna/i yang telah gagal karena pidana/asusila atau Taruna/i yang diPHK dengan gak hormat gak dapat mendaftar lagi;
  • dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
  • membuat surat pernyataan bermaterai menyanggupi diposisikan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali;
  • bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
  • bertempat tinggal min 1 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa keterangan akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
  • bagi peserta calon Taruna/i yang berasal dari SMA Taruna Nusantara dan SMA Krida Nusantara yang masih kelas XII dapat mendaftar di Polda asal sesuai alamat KTP/KK atau dapat mendaftar bagi SMA Taruna Nusantara di Polda Jateng dan DIY sedagkan bagi SMA Krida Nusantara di Polda Jabar, dengan persyaratan menjalani kuota kelulusan/perankingan pada Polda asal sesuai domisili KTP/KK;
  • menyanggupi menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung saat diangkat jadi Perwira Polri;
  • memperoleh persetujuan dari orang tua/wali;
  • gak terikat perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu instansi lain;
  • bagi calon Taruna/i yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS kesehatan;
  • bagi yang sudah bekerja secara selalu sebagai pegawai/karyawan:
  • mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
  • menyanggupi diPHK dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan menjalani pendidikan pembentukan Taruna Akpol;

 

 
 
BINTARA POLRI
 
Persyaratan Khusus :
 

 

  • Laki-Laki/Perempuan, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau sempat menjalani pendidikan Polri/TNI;
  • lulusan:
  • SMA/sederajat:
  • bagi lulusan sebelum tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapot ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) min 60,00;
  • bagi lulusan tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata Rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) min 70,00;
  • lulusan D-III dengan IPK min 2,75 dan Akreditasi Prodi min B
  • bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2018) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I min 70,00 dan seusai lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin b;
  • bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
  • usia pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2018:
  • lulusan SMA/sederajat usia min 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan max 21 tahun;
  • lulusan D-III usia min 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan max 24 tahun;
  • belum sempat marieed/hamil atau melahirkan bagi Casis Perempuan dan belum sempat marieed dan atau mempunyai anak kandung/biologis bagi Casis Laki-Laki serta mampu gak marieed selama dlm pendidikan pembentukan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun seusai lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades;
  • gak bertato/bekas tato dan gak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh persyaratan agama/adat;
  • dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
  • bertempat tinggal min 2 tahun  pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus gak berlaku persyaratan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
  • bagi calon/peserta yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi/katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon/surat atau dlm wujud apapun untuk panitia/pejabat yang berwenang melewati orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
  • bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS;
  • bagi yang sudah bekerja secara selalu sebagai pegawai/karyawan:
  • mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
  • menyanggupi diPHK dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan menjalani pendidikan pembentukan Bintara Polri;
  • pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penuduk (KTP)/Kartu Keluarga (KK)
  • membuat surat pernyataan bermaterai menyanggupi diposisikan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali

 

 
TAMTAMA
 
Persyaratan Khusus :
 

 

  • Laki-Laki bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau sempat menjalani pendidikan Polri/TNI;
  • berijazah serendah-rendahnya SMA/sederajat jurusan IPA/IPS/Bahasa (bukan lulusan Paket A dan B)  atau SMK yang sesuai dengan kompetensi tugas Polri (kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan) dengan kriteria lulus dan diutamakan mempunyai ketentuan mengemudi (dengan melampirkan Surat Izin Mengemudi (SIM B);
  • bagi yang masih duduk di kelas XII SMA/sederajat atau SMK melampirkan surat keterangan dari Kepala Sekolah, seusai dinyatakan lulus menyerahkan ijazah;
  • usia pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Tamtama Polri T.A. 2018, min 17 tahun 8 bulan dan max 22 tahun;
  • tinggi badan min 165 cm,  khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm;
  • gak bertato/bekas tato dan gak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh persyaratan agama/adat;
  • dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
  • membuat surat pernyataan menyanggupi diposisikan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali;
  • bertempat tinggal min 1 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa keterangan akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
  • belum sempat marieed dan atau mempunyai anak kandung/biologis serta mampu gak marieed selama dlm pendidikan Tamtama Polri, ditambah 2 (dua) tahun seusai lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades;
  • menyanggupi menjalani ikatan dinas pertama min selama 10 (sepuluh) tahun, terhitung mulai saat diangkat jadi Tamtama Polri;
  • memperoleh persetujuan dari orang tua/wali;
  • gak terikat Perjanjian Ikatan Dinas dengan instansi lain;
  • bagi calon Tamtama yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS kesehatan;
  • bagi yang sudah bekerja secara selalu sebagai pegawai/karyawan:
  • mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
  • menyanggupi diPHK dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan menjalani pendidikan pembentukan Tamtama Polri

 

BINTARA TI
 
Persyaratan Khusus :
 

 

  • Laki-Laki/Perempuan, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau sempat menjalani pendidikan Polri/TNI;
  • lulusan:
  • SMK TI (peminatan/kompetensi berada di poin Persyaratan Lainnya) :
  • bagi lulusan sebelum tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapot ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) min 60,00;
  • bagi lulusan tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata Rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) min 70,00;
  • lulusan D-III dengan IPK min 2,75 dan Akreditasi Prodi min B
  • bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2018) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I min 70,00 dan seusai lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin b;
  • bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
  • usia pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2018:
  • lulusan SMA/sederajat usia min 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan max 21 tahun;
  • lulusan D-III usia min 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan max 24 tahun;
  • belum sempat marieed/hamil atau melahirkan bagi Casis Perempuan dan belum sempat marieed dan atau mempunyai anak kandung/biologis bagi Casis Laki-Laki serta mampu gak marieed selama dlm pendidikan pembentukan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun seusai lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades;
  • gak bertato/bekas tato dan gak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh persyaratan agama/adat;
  • dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
  • bertempat tinggal min 2 tahun  pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus gak berlaku persyaratan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
  • bagi calon/peserta yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi/katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon/surat atau dlm wujud apapun untuk panitia/pejabat yang berwenang melewati orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
  • bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS;
  • bagi yang sudah bekerja secara selalu sebagai pegawai/karyawan:
  • mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
  • menyanggupi diPHK dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan menjalani pendidikan pembentukan Bintara Polri;
  • pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penuduk (KTP)/Kartu Keluarga (KK)
  • membuat surat pernyataan bermaterai menyanggupi diposisikan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali

 

 
BINTARA MUSIK
 
Persyaratan Khusus :
 

 

  • Laki-Laki/Perempuan, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau sempat menjalani pendidikan Polri/TNI;
  • lulusan:
  • SMK Seni Musik atau SMM (Sekolah Menengah Musik) :
  • bagi lulusan sebelum tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapot ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) min 60,00;
  • bagi lulusan tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata Rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) min 70,00;
  • lulusan D-III dengan IPK min 2,75 dan Akreditasi Prodi min B
  • bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2018) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I min 70,00 dan seusai lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin b;
  • bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
  • usia pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2018:
  • lulusan SMA/sederajat usia min 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan max 21 tahun;
  • lulusan D-III usia min 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan max 24 tahun;
  • belum sempat marieed/hamil atau melahirkan bagi Casis Perempuan dan belum sempat marieed dan atau mempunyai anak kandung/biologis bagi Casis Laki-Laki serta mampu gak marieed selama dlm pendidikan pembentukan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun seusai lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades;
  • gak bertato/bekas tato dan gak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh persyaratan agama/adat;
  • dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
  • bertempat tinggal min 2 tahun  pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus gak berlaku persyaratan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
  • bagi calon/peserta yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi/katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon/surat atau dlm wujud apapun untuk panitia/pejabat yang berwenang melewati orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
  • bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS;
  • bagi yang sudah bekerja secara selalu sebagai pegawai/karyawan:
  • mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
  • menyanggupi diPHK dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan menjalani pendidikan pembentukan Bintara Polri;
  • pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penuduk (KTP)/Kartu Keluarga (KK)
  • membuat surat pernyataan bermaterai menyanggupi diposisikan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali

 

 
BINTARA KIMIA
 
Persyaratan Khusus :
 

 

  • Laki-Laki/Perempuan, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau sempat menjalani pendidikan Polri/TNI;
  • lulusan:
  • SMK jurusan Kimia, program Teknik Kimia dan Sekolah Menengah Farmasi (SMF) (peminatan/kompetensi berada di poin Persyaratan Lainnya) :
  • bagi lulusan sebelum tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapot ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) min 60,00;
  • bagi lulusan tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata Rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) min 70,00;
  • lulusan D-III jurusan Kimia, program  Teknik Kimia dengan IPK min 2,75 dan Akreditasi Prodi min B
  • bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2018) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I min 70,00 dan seusai lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin b;
  • bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
  • usia pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2018:
  • lulusan SMA/sederajat usia min 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan max 21 tahun;
  • lulusan D-III usia min 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan max 24 tahun;
  • belum sempat marieed/hamil atau melahirkan bagi Casis Perempuan dan belum sempat marieed dan atau mempunyai anak kandung/biologis bagi Casis Laki-Laki serta mampu gak marieed selama dlm pendidikan pembentukan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun seusai lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades;
  • gak bertato/bekas tato dan gak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh persyaratan agama/adat;
  • dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
  • bertempat tinggal min 2 tahun  pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus gak berlaku persyaratan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
  • bagi calon/peserta yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi/katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon/surat atau dlm wujud apapun untuk panitia/pejabat yang berwenang melewati orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
  • bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS;
  • bagi yang sudah bekerja secara selalu sebagai pegawai/karyawan:
  • mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
  • menyanggupi diPHK dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan menjalani pendidikan pembentukan Bintara Polri;
  • pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penuduk (KTP)/Kartu Keluarga (KK)
  • membuat surat pernyataan bermaterai menyanggupi diposisikan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali

 

 
BINTARA PENERBANGAN
 
Persyaratan Khusus :
 

 

  • Laki-Laki/Perempuan, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau sempat menjalani pendidikan Polri/TNI;
  • lulusan:
  • SMK Penerbangan (peminatan/kompetensi berada di poin Persyaratan Lainnya) :
  • bagi lulusan sebelum tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapot ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) min 60,00;
  • bagi lulusan tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata Rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) min 70,00;
  • lulusan D-III dengan IPK min 2,75 dan Akreditasi Prodi min B
  • bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2018) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I min 70,00 dan seusai lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin b;
  • bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
  • usia pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2018:
  • lulusan SMA/sederajat usia min 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan max 21 tahun;
  • lulusan D-III usia min 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan max 24 tahun;
  • belum sempat marieed/hamil atau melahirkan bagi Casis Perempuan dan belum sempat marieed dan atau mempunyai anak kandung/biologis bagi Casis Laki-Laki serta mampu gak marieed selama dlm pendidikan pembentukan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun seusai lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades;
  • gak bertato/bekas tato dan gak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh persyaratan agama/adat;
  • dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
  • bertempat tinggal min 2 tahun  pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus gak berlaku persyaratan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
  • bagi calon/peserta yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi/katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon/surat atau dlm wujud apapun untuk panitia/pejabat yang berwenang melewati orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
  • bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS;
  • bagi yang sudah bekerja secara selalu sebagai pegawai/karyawan:
  • mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
  • menyanggupi diPHK dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan menjalani pendidikan pembentukan Bintara Polri;
  • pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penuduk (KTP)/Kartu Keluarga (KK)
  • membuat surat pernyataan bermaterai menyanggupi diposisikan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali

 

Bintara Pelayaran / Perkapalan 
 
Persyaratan Khusus :
 

 

  • Laki-Laki/Perempuan, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau sempat menjalani pendidikan Polri/TNI;
  • lulusan:
  • SMK Pelayaran / Perkapalan (peminatan/kompetensi berada di poin Persyaratan Lainnya) :
  • bagi lulusan sebelum tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapot ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) min 60,00;
  • bagi lulusan tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata Rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) min 70,00;
  • lulusan D-III dengan IPK min 2,75 dan Akreditasi Prodi min B
  • bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2018) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I min 70,00 dan seusai lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin b;
  • bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
  • usia pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2018:
  • lulusan SMA/sederajat usia min 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan max 21 tahun;
  • lulusan D-III usia min 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan max 24 tahun;
  • belum sempat marieed/hamil atau melahirkan bagi Casis Perempuan dan belum sempat marieed dan atau mempunyai anak kandung/biologis bagi Casis Laki-Laki serta mampu gak marieed selama dlm pendidikan pembentukan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun seusai lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades;
  • gak bertato/bekas tato dan gak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh persyaratan agama/adat;
  • dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
  • bertempat tinggal min 2 tahun  pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus gak berlaku persyaratan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
  • bagi calon/peserta yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi/katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon/surat atau dlm wujud apapun untuk panitia/pejabat yang berwenang melewati orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
  • bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS;
  • bagi yang sudah bekerja secara selalu sebagai pegawai/karyawan:
  • mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
  • menyanggupi diPHK dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan menjalani pendidikan pembentukan Bintara Polri;
  • pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penuduk (KTP)/Kartu Keluarga (KK)
  • membuat surat pernyataan bermaterai menyanggupi diposisikan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali

 

Jika kawan kawan mempunyai keterarikan bagi jadi  Anggota Polri Besar Besaran Tahun 2018 silakan ikuti prosedur pelamarannya
 
Hanya kandidat terbaiklah yang akan diproses
Seluruh tahapan tes gak dipungut biaya apapun
Waspadalah terhadap tindak penggelapan yang kerap kali terjadi
mudah-mudahan informasi mengenai Rekrutmen Anggota Polri Besar Besaran Tahun 2018 berguna bagi mereka
Pendaftaran sampai dengan 11 April 2018
Pendaftaran dilakukan secara Online
Tertarik, silakan Daftar

Rekrutmen Anggota Polri April Tahun 2018

Lowongan Terbaru;

bkk kebumen 2018,rekrutmen polhut,rekrutmen bin 2018,rekrutmen,pt semindo,polhut 2018,loker Polhut,loker ob2018,loker kulir 2018,seleksi polhut sulteng 2018

Advertisement
Ads 300px